Hasil dan Kesimpulan Wawancara
Topik
: Perilaku
Menyimpang Pada Remaja
Pewawancara : Widianarko , Adista Putra Nugraha
Narasumber : H ( Bukan nama asli
)
Hari/tanggal : Kamis, 28 November 2013
Tempat/pukul : -
Narasumber adalah seorang laki-laki yang tidak mau disebutkan
namanya, sebut saja “H” umur 22tahun, dia adalah seorang mahasiswa Perguruan Tinggi , Beliau diketahui pernah terlibat berbagai tindakan yang
berhubungan dengan Penyimpangan Sosial dan Kenakalan remaja.
Saya : “Sebagai orang
yang dikenal pernah/atau masih berhubungan dengan perilaku tersebut
bolehkah saya wawancara ?”
H
: “Oh, boleh-boleh tidak apa-apa, jika memang diperlukan..”
Saya : “Kapan anda pertama kali mencicipi Alkohol atau hal
semacam itu ?..”
H
: “Pertama kali saya minum-minuman keras pada waktu saya SMP kelas 3 dan
beranjak ke SMA, pada waktu itu setelah lulus saya dan teman-teman membeli
minuman keras, saya dan teman-teman minum di suatu tempat yaitu
*menyebutkan tempat* .”
Saya : “Apa motivasi anda melakukan hal itu ?” (
minum-minum /red)
H
: “Pertama coba-coba dan hal tersebut saya lakukan atas dasar senang-senang
saja, lagi pula itu dilakukan bersama teman-teman jadi
menyenangkan...”
Saya : “Jadi bukan karena depresi atau masalah kehidupan ?”
H :
“Bukan, saya hanya ingin senang-senang saja... bukan karena permasalahan..”
Saya : “Jika sudah minum apa yang anda rasakan ?”
H : “Ya Pusing, tapi
sensasinya itu menjadi nikmat...”
Saya : “Klo minum suka sendiri atau bersama teman-teman ?”
H : “Seringnya sih bersama teman-teman,
terus kita bisa pt-pt ( Patungan /red ), terus beli ke tempatnya... jadi lebih
akrab dan bersama... “
Saya : “Dari mana anda mendapat kan minuman seperti itu ?”
H
: “kalau minuman seperti itu sebenarnya sudah banyak yang jual..”
Saya : “Klo minum,ngobat biasanya nya seminggu berapa kali
?..”
H : “Itu sih tergantung
gimana mood saja, bisa sering bisa juga jarang... tergantung gimana temen yang
ngajak, atau tergantung kondisi keuangan”
Saya : “Pernah kepergok tidak waktu sedang melakukan
hal-hal itu ?”
H : “Kalo kepergok langsung
sih belum pernah, tapi pernah ketauan orang tua, pas waktu pulang saya bau
alkohol sehingga orang tua saya tahu saya sudah minum-minum...”
Saya : “Terus kapok tidak ?..”
H
: “Tentu saja tidak hehe...”
Saya : “Pernah niat untuk berhenti ?..”
H : “Kalo niat sih pasti ada, lagi pula sayakan juga tidak mau
selamanya minum-minum terus,lagi pula itu juga Cuma mau nyoba-nyoba aja sih”
Saya : “Ada rasa sesal ?”
H : “Sesal pasti ada, tapi ya mau gimana
lagi..”
Saya : “Pengaruh gak ke prestasi atau kuliah ?..”
H : “ga terlalu ya,kalo urusan kuliah ya kuliah “
Saya : “Oke, sekian dari saja wawancaranya, thanks..”
H : “Oke..sama sama”
Kesimpulan
Dari wawancara yang telah kita lakukan dapat di
ambil kesimpulan bahwa minuman keras seperti bir, anggur merah, dll sudah banyak
yang jual danmudah di temukan.
Jadi
lebih pendekatan ke orang tua dan lingkungan sekitar yang dapat mempengaruhi
untuk melakukan hal-hal yang menyimpang.