Kamis, 04 April 2013

Artikel budaya anak sekolah di era globalisasi



Pengertian Globalisasi
Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara
Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara.
Pengertian globalisasi menurut para ahli:

-LAURENCE E. ROTHENBERG : Globalisasi adalah percepatan dan intensifikasiinteraksi dan integrasiantara orang-orang, perusahaan, dan pemerintah dari negarayang berbeda.

-Selo Soemardjan : globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasidan komunikasi antarmasyarakat di seluruh dunia. Tujuan globalisasi adalahuntuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama misalnya terbentuknya PBB, OKI

-Achmad Suparman : Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (bendaatau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah

-Scholte : Globalisasi diartikan sebagai meningkatnya hubungan internasional.Dalam hal ini masing-masing negara tetap mempertahankan identitasnya masing-masing, namun menjadi semakin tergantung satu sama lain.

Teori Globalisasi
Cochrane dan Pain menegaskan bahwa dalam kaitannya dengan globalisasi, terdapat tiga posisi teoritis yang dapat dilihat, yaitu:
·         Para globalis percaya bahwa globalisasi adalah sebuah kenyataan yang memiliki konsekuensi nyata terhadap bagaimana orang dan lembaga di seluruh dunia berjalan. Mereka percaya bahwa negara-negara dan kebudayaan lokal akan hilang diterpa kebudayaan dan ekonomi global yang homogen. meskipun demikian, para globalis tidak memiliki pendapat sama mengenai konsekuensi terhadap proses tersebut.
·         Para globalis positif dan optimistis menanggapi dengan baik perkembangan semacam itu dan menyatakan bahwa globalisasi akan menghasilkan masyarakat dunia yang toleran dan bertanggung jawab.
·         Para globalis pesimis berpendapat bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena negatif karena hal tersebut sebenarnya adalah bentuk penjajahan barat (terutama Amerika Serikat) yang memaksa sejumlah bentuk budaya dan konsumsi yang homogen dan terlihat sebagai sesuatu yang benar dipermukaan. Beberapa dari mereka kemudian membentuk kelompok untuk menentang globalisasi (antiglobalisasi).
·                       Para tradisionalis tidak percaya bahwa globalisasi tengah terjadi. Mereka berpendapat bahwa fenomena ini adalah sebuah mitos semata atau, jika memang ada, terlalu dibesar-besarkan. Mereka merujuk bahwa kapitalisme telah menjadi sebuah fenomena internasional selama ratusan tahun. Apa yang tengah kita alami saat ini hanyalah merupakan tahap lanjutan, atau evolusi, dari produksi dan perdagangan kapital.
·                     Para transformasionalis berada di antara para globalis dan tradisionalis. Mereka setuju bahwa pengaruh globalisasi telah sangat dilebih-lebihkan oleh para globalis. Namun, mereka juga berpendapat bahwa sangat bodoh jika kita menyangkal keberadaan konsep ini. Posisi teoritis ini berpendapat bahwa globalisasi seharusnya dipahami sebagai "seperangkat hubungan yang saling berkaitan dengan murni melalui sebuah kekuatan, yang sebagian besar tidak terjadi secara langsung". Mereka menyatakan bahwa proses ini bisa dibalik, terutama ketika hal tersebut negatif atau, setidaknya, dapat dikendalikan.


Budaya Indonesia di Era Globalisasi
Kehadiran globalisasi dan tekhnologi yang semakin maju pasti akan memberi pengaruh terhadap budaya suatu bangsa karena tekhnologi,globalisasi erat kaitannya dengan budaya,jika kita tidak dapat menjaga budaya kita sendiri pasti budaya itu akan pudar seiring perkembangan globalisasi, dan tekhnologi yang semakin pesat.
Dampak dari pengaruh globalisasi dan tekhnologi yang semakin pesatpun sudah dapat kita rasakan dan kita lihat sehari-hari,kita ambil contoh permainan anak-anak yang dahulu masih berupa permainan tradisional seperti lompat tali, bekel,balap karung,congklak, kelereng sudah jarang kita temukan pada saat ini di kota-kota besar yang sudah tergantikan oleh playstation, nitendo, xbox, game online di internet, dan game-game lain yang sudah memakai komputer.



 
 

pengaruh globalisasi

         Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif.

Dampak positif globalisasi antara lain:
- Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan, karena perkembangan             tekhnologi yang semakin maju menghadirkan fasilitas internet yang dapat digunakan untuk mencari informasi-informasi yang dibutuhkan dan menghadirkan berbagai macam ilmu-ilmu.

- Mudah melakukan komunikasi, karena perkembangan tekhnologi yang semakin maju sekarang menghadirkan alat-alat komunikasi yang semakin canggih dan cepat, seperti handphone, email, videocall, dll
- Cepat dalam bepergian (mobilitas tinggi), karena perkembangan tekhnologi menghadirkan alat-alat transportasi seperti mobil, motor, pesawat, kereta api dengan  tekhnologi yang semakin canggih, dan cepat.
- Menumbuhkan sikap kosmopolitan dan toleran,
- Memacu untuk meningkatkan kualitas diri

- Mudah memenuhi kebutuhan

Dampak negatif globalisasi antara lain:
- Informasi yang tidak tersaring, karena tekhnologi yang semakin maju menyajikan sangat banyak informasi serta kurangnya penyaringan informasi yang positif dan negatif.
- Membuat tidak kreatif, karna prilaku konsumtif, karena tekhnologi yang semakin maju telah menyajikan banyak kemudahan.
- Membuat sikap menutup diri, berpikir sempit.
- Banyak meniru perilaku yang buruk.
- Mudah terpengaruh oleh hal yang tidak sesuai dengan kebiasaan atau kebudayaan suatu negara.

         Jadi adanya kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Dampak-dampak pengaruh globalisasi tersebut kita kembalikan kepada diri kita sendiri sebagai generasi muda Indonesia agar tetap menjaga etika dan budaya, agar kita tidak terkena dampak negatif dari globalisasi.

Melestarikan Kebudayaan Indonesia
            Untuk menghindari kebudayaan tradisional tidak pudar dan terlupakan di Era Globalisasi yang dikarenakan faktor erksternal maupun dari dalam, kita perlu melestarikan kebudayaan kita agar tetap selalu terpelihara dan tidak dilupakan oleh masyarakat kita sendiri.
            Cara untuk melestarikannya adalah sebagai berikut :
1.    Menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai pancasila dengan sebaik-baiknya, agar selalu diingat seluruh warga indonesia serta anak cucu kita karena pancarsila adalah dasar negara Indonesia.
2.    Menumbuhkan rasa nasionalisme dan mencintai produk-produk dalam negri.
Karena pada masa globalisasi ini banyak produk luar yang masuk ke Indonesia dan masyarakat mulai mencintai produk luar itu sendiri yang mengakibatkan lupa akan produk dalam negeri yang dibuat oleh negeri kita sendiri. Hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri,seperti Mc Donald, Coca Cola, Pizza Hut, dan lain-lain. Selain itu mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin, karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi pada aspek ekonomi.



   
*makanan luar (kiri) dan makanan asli indonsia (kanan)

3.    Masyarakat harus melestarikan kebudayaan daerahnya sendiri dan mengamalkannya pada anak cucu mereka agar tidak melupakan kebudayaan daerahnya,dan kebudayaan asli indonesia.
4.    Menyeleksi kebudaya-kebudayaan luar yang masuk ke Indonesia agar tidak menghapus nilai-nilai asli dari kebudayaan Indonesia sendiri.


Kesimpulan & saran
            Kita harus selalu menjaga dan melestarikan budaya kita sendiri dan tidak terlalu terpengaruh oleh perkembangan globalisasi dan tekhnologi yang semakin pesat pada saat ini.
            Dalam penyusunan tugas ini tentu jauh dari sempurna, oleh karena itu segala kritik dan saran sangat kami harapkan demi perbaikan dan penyempurnaan tugas ini


  
Daftar pustaka





Tidak ada komentar:

Posting Komentar